EDUKASI PEMBATASAN KONSUMSI GULA GARAM LEMAK PADA REMAJA DI SMK KUSUMA WARDHANA KOTA BOGOR
Article History
Submited : June 4, 2025
Published : October 9, 2025
Penyakit tidak menular (PTM) semakin menjadi perhatian serius karena tingkat kejadian yang meningkat, yang merupakan faktor utama dalam kematian, dan membutuhkan tindakan yang efektif, terutama dalam mengedukasi gaya hidup sehat agar masyarakat dapat mengurangi risiko terkena PTM, termasuk di kalangan remaja. Pola konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) cenderung meningkat pada remaja, yang berpotensi meningkatkan risiko PTM. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pemahaman tentang batasan konsumsi GGL guna mengurangi risiko PTM pada kelompok usia ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan batasan konsumsi GGL pada remaja. Partisipan pada program pengabdian kepada masyarakatini sebanyak 27 subjek yang merupakan siswa kelas XI Jurusan Multimedia SMK Kusuma Wardhana Kota Bogor. Metode yang digunakan yaitiu ceramah interaktif dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan subjek nilai rata-rata saat pre-test adalah 65,93 menjadi 82,22 pada saat post-test (p-value <0,001). Melalui program pengabdian ini diharapkan remaja mampu memahami batasan dalam konsumsi gula, garam, dan lemak sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan dan menurunkan risiko terkena PTM.
Andarwulan, N. et al. (2021) “Food consumption pattern and the intake of sugar, salt, and fat in the South Jakarta City—Indonesia,” Nutrients, 13(4), hal. 1–19. Tersedia pada: https://doi.org/10.3390/nu13041289.
Atmarita, A. et al. (2017) “ASUPAN GULA, GARAM, DAN LEMAK DI INDONESIA: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014,” Gizi Indonesia, 39(1), hal. 1. Tersedia pada: https://doi.org/10.36457/gizindo.v39i1.201.
Contento, I.R. (2016) “Foundation in Theory An Research: Increasing Awareness and Enhancing Motivation,” Nutrition education : linking research, theory, and practice, hal. 96–134.
Ernalia, Y. et al. (2022) “Edukasi Konsumsi Gula, Garam, Dan Lemak Sebagai Upaya Pencegahan Sindrom Metabolik,” Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), hal. 92–97. Tersedia pada: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i1.8038.
Gifari, N. et al. (2024) “Hubungan antara pengetahuan gizi dengan perilaku konsumsi sayur, buah dan suplemen pada masa pandemi Covid-19,” Ilmu Gizi Indonesia, 7(2), hal. 193. Tersedia pada: https://doi.org/10.35842/ilgi.v7i2.425.
Gillespie, K.M. et al. (2023) “The Impact of Free Sugar on Human Health—A Narrative Review,” Nutrients, 15(4), hal. 1–25. Tersedia pada: https://doi.org/10.3390/nu15040889.
Hadi, S.D.P. et al. (2024) “Pengaruh Pengetahuan Gizi Dan Sikap Memilih Makanan Dengan Perilaku Makan Remaja Di Kabupaten Kediri,” Jurnal Tata Boga, 13(1), hal. 1–7.
Hafiza, D., Utmi, A. dan Niriyah, S. (2021) “Hubungan Kebiasaan Makan Dengan Status Gizi Pada Remaja Smp Ylpi Pekanbaru,” Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 9(2), hal. 86–96. Tersedia pada: https://doi.org/10.35328/keperawatan.v9i2.671.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2013) “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2013 Tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, Dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan Dan Pangan Siap Saji,” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Preprint].
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2014) “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak,” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Preprint].
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2019) Profil Kesehatan Indonesa 2019, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kusumawardani, N. et al. (2016) “Perilaku Berisiko Kesehatan pada Pelajar SMP dan SMA di Indonesia,” Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, hal. 1–116.
Sabrina, N., Sari, T. dan Tifauzah, N. (2019) “Ketersediaan Makanan Di Sekolah Dan Kontribusinya Terhadap Rekomendasi Konsumsi Gula, Garam, Lemak,” Journal of Health Technology, 15(2), hal. 46–56.
Setia, R.A. (2014) Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Kearsipan, Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
Sineke, J. et al. (2019) “Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas Pada Siswa Smk Negeri 1 Biaro,” Jurnal GIZIDO, 11(01), hal. 28–35. Tersedia pada: https://doi.org/10.47718/gizi.v11i01.752.
De Souza, R.J. et al. (2015) “Intake of saturated and trans unsaturated fatty acids and risk of all cause mortality, cardiovascular disease, and type 2 diabetes: Systematic review and meta-analysis of observational studies,” BMJ (Online), 351, hal. 1–16. Tersedia pada: https://doi.org/10.1136/bmj.h3978.
Suiraoka, I. (2012) Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika.
Zhu, H. et al. (2014) “Dietary sodium, adiposity, and inflammation in healthy adolescents,” Pediatrics, 133(3). Tersedia pada: https://doi.org/10.1542/peds.2013-1794.
Zubaidah, R.S.A.N. (2020) “Pengembangan Preventive E-Education Berbasis Aplikasi Play Store untuk Membatasi Dependensi pada Asupan Gula, Garam, dan Lemak,” Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 4(1), hal. 1. Tersedia pada: https://doi.org/10.23887/jppp.v4i1.24526.